Bismillahirahmanirahim
Mari kita lanjutkan tentang idola kita seorang istri Rasulullah SAW yaitu Khadijah binti Khuwailid RA.
Alhamdulillah kita sebagai Muslimah perlu mencontoh seorang wanita yaitu seorang istri dari Rasulullah yang setiap harinya melakukan kegiatan-kegiatan ibadahnya sesuai bimbingan dari Rasulullah SAW secara langsung.
Mari kita ambil pelajaran dari seorang istri Rasulullah SAW yaitu Khadijah binti Khuwailid RA, sehingga kita dapat melakukan sesuatu sesuai ilmu yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW tanpa dikurangi maupun ditambahkan.
Rasulullah SAW bersabda :“Khadijah beriman kepadaku ketika
orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan
dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku
apa-apa.”
Ketika Jibril A.S datang kepada Rasulullah SAW, dia berkata :“Wahai,
Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi
kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan
salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang
sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan.” [HR. Bukhari dalam "Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata :"Keshahihannya telah disepakati."]
Apabila kita membaca hadist diatas, bahwasanya Khadijah binti Khuwailid RA seorang istri yang sangat patuh terhadap suaminya Rasulullah SAW dalam keadaan yang suka dan duka. Maka kita para Muslimah perlu mencontoh dari seorang Khadijah dalam kepatuhan terhadap suami. Patuh disini, patuh dalam kegiatan-kegiatan untuk berdakwah yang diniatkan hanya untuk ALLAH SWT, bukan patuh dalam kegiatan-kegiatan yang maksiat terhadap ALLAH SWT.
Rasulullah SAW bersabda :”Khadijah beriman kepadaku ketika orang-
orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan.
Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku
apa-apa. Allah mengurniakan aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia.” [HR. Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118]
Khadijah binti Khuwailid RA adalah seorang yang menjaga kehormatan dirinya, selama Khadijah binti Khuwailid RA menjadi seorang janda karena ditinggal meninggal oleh suaminya. Khadijah binti Khuwailid RA sangat menjaga kehormatan hingga menikah oleh Rasulullah SAW. Selama menjadi janda, Khadijah binti Khuwailid RA fokus menjaga, membimbing, dan mendidik anak-anaknya dari suaminya yang dahulu.
Khadijah binti Khuwailid RA merupakan seseorang pengusaha. Harta dari usahanya keseluruhannya untuk dakwah Rasulullah SAW. Sehingga hartanya selalu berlimpah untuk kehidupannya. Bahwasanya bagi Muslimah dipersilahkan untuk membuka bisnis dan menjadi seorang pengusaha dengan suaminya. Tak lupa harta yang dihasilkan di zakatkan untuk orang-orang yang membutuhkan, apabila bisa dikeluarkan untuk dakwah bersama suami atau rekan-rekan usahanya.
Inilah beberapa yang bisa kita ambil pelajaran dari seorang Khadijah binti Khuwailid RA, semoga kita para Muslimah bisa mengikutinya. Jalani hidup kita sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah. Ikutilah ulama-ulama salaf.
Semoga bermanfaat. ^^
Kamis, 20 Desember 2012
Kamis, 06 Desember 2012
At-Thariq ilal Quluub - Bagaimana Menyentuh Hati [1]
Bismillahirahmanirahim ^^
Segala puji yang hanya kepada sang Rabb Yang Maha Segala, shalawat serta salam senantiasa untuk Rasulullah saw, para sahabat-sahabatnya, para keluarganya, para tabi'in, dan sampai kita umatnya yang semoga Rasulullah saw mengakui kita sebagai umatnya. Aamiin ^^
Disini, mengangkat tema dengan - At-Thariq ilal Quluub -.
Apa sih At-Thariq ilal Quluub itu ? Artinya bagaimana menyentuh hati ^^.
Menyentuh hatinya siapa yang dimaksud ? Yang dimaksud adalah menyentuh hati objek-objek dakwah. Apa hanya objek-objek dakwah saja ? Objek-objek dakwah disini diartikan luas untuk siapapun, bisa jadi diri-sendiri adalah objek dakwah tersebut.
Mengapa mengangkat tema ini ? Berpikir hati susah sekali apabila disentuh untuk merasakan kebaikan yang sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, apalagi disentuhkan pada kebaikan. Rasanya hati dikendarai oleh hawa nafsu.
Tema ini ditulis dan disampaikan oleh orang Mesir yang bernama Abbas As-Sirii. Beliau ingin kehidupan dunia ini diisi oleh orang-orang yang melakukan kegiatan hidup di dunia sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah. Maka ditulislah dan disampaikan bagi semua para pejuang dakwah untuk mengetahui cara bagaimana menyentuh hati objek-objek dakwah.
Ingatkah Q.S Al-Ashr : 1-3, bahwasannya kita sangatlah dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, yang saling menasehati dalam kebenaran dan menasehati dalam kesabaran.
Nah, ini yang harus kita jadikan sandaran hidup, bahwa kita termasuk objek dakwah yang menerima nasehat dalam kebenaran dan kesabaran tersebut, tak lupa pula kita perlu menjadi subjek dakwah yang memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.
ALLAH berfiman dalam Q.S Ali-Imran : 200 ^^
"Wahai orang-orang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian
dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertaqwalah kalian kepada
Allah supaya kalian beruntung." (Ali Imran: 200)
Maka janji ALLAH adalah benar dan pasti. Niatkan segala sesuatunya hanya kepada ALLAH semata. Jangan menduakannya apalagi mempersekutukanNya. Maka azabNya sangatlah pedih.
Hati manusia hanya ALLAH yang menguasai dan membolak-balikkan. Maka yang berhak mengubah seseorang hanyalah ALLAH bukan manusia, bukanlah subjek dakwah. Sebagai subjek dakwah ingatlah lakukan dakwah dengan menyentuh hatinya, bagaimana caranya ?
Rasulullah saw telah mengajarkan metode dakwah dengan mudah dan tepat. Yang mencakup segala segi kehidupan, sehingga melakukan dakwah dengan menyampaikan dakwah dengan bergaul, mengajak mereka dengan kebenaran, dan bersabar dalam gangguan.
Allah swt. berfirman,
"Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata, 'Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?' Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang di antaramu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang setia." (Fushilat: 33-34) ^^
Cara termudah untuk berdakwah agar dapat menyentuh hati objek dakwah adalah dengan senyum. Mengapa ? Rasulullah saw merupakan sosok yang mudah sekali memberikan senyum, sehingga sekitar lingkungannya merasa aman dan nyaman di deketnya. Ini salah satunya, dengan senyum selain sedekah juga bernilai dakwah. Bahwa objek dakwah akan mudah kita dakwahi dengan senyuman kita. Apalagi cara-cara yang lain untuk menyentuh hati ?
Kita lanjutkan lain waktu yaa ^^
Terapkan misi termudah dahulu untuk menyentuh hati objek dakwahmu.
Cont . At-Thariq ilal Quluub - Bagaimana Menyentuh Hati [2]
Segala puji yang hanya kepada sang Rabb Yang Maha Segala, shalawat serta salam senantiasa untuk Rasulullah saw, para sahabat-sahabatnya, para keluarganya, para tabi'in, dan sampai kita umatnya yang semoga Rasulullah saw mengakui kita sebagai umatnya. Aamiin ^^
Disini, mengangkat tema dengan - At-Thariq ilal Quluub -.
Apa sih At-Thariq ilal Quluub itu ? Artinya bagaimana menyentuh hati ^^.
Menyentuh hatinya siapa yang dimaksud ? Yang dimaksud adalah menyentuh hati objek-objek dakwah. Apa hanya objek-objek dakwah saja ? Objek-objek dakwah disini diartikan luas untuk siapapun, bisa jadi diri-sendiri adalah objek dakwah tersebut.
Mengapa mengangkat tema ini ? Berpikir hati susah sekali apabila disentuh untuk merasakan kebaikan yang sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, apalagi disentuhkan pada kebaikan. Rasanya hati dikendarai oleh hawa nafsu.
Tema ini ditulis dan disampaikan oleh orang Mesir yang bernama Abbas As-Sirii. Beliau ingin kehidupan dunia ini diisi oleh orang-orang yang melakukan kegiatan hidup di dunia sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah. Maka ditulislah dan disampaikan bagi semua para pejuang dakwah untuk mengetahui cara bagaimana menyentuh hati objek-objek dakwah.
Ingatkah Q.S Al-Ashr : 1-3, bahwasannya kita sangatlah dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, yang saling menasehati dalam kebenaran dan menasehati dalam kesabaran.
Nah, ini yang harus kita jadikan sandaran hidup, bahwa kita termasuk objek dakwah yang menerima nasehat dalam kebenaran dan kesabaran tersebut, tak lupa pula kita perlu menjadi subjek dakwah yang memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.
ALLAH berfiman dalam Q.S Ali-Imran : 200 ^^
"Wahai orang-orang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian
dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertaqwalah kalian kepada
Allah supaya kalian beruntung." (Ali Imran: 200)
Maka janji ALLAH adalah benar dan pasti. Niatkan segala sesuatunya hanya kepada ALLAH semata. Jangan menduakannya apalagi mempersekutukanNya. Maka azabNya sangatlah pedih.
Hati manusia hanya ALLAH yang menguasai dan membolak-balikkan. Maka yang berhak mengubah seseorang hanyalah ALLAH bukan manusia, bukanlah subjek dakwah. Sebagai subjek dakwah ingatlah lakukan dakwah dengan menyentuh hatinya, bagaimana caranya ?
Rasulullah saw telah mengajarkan metode dakwah dengan mudah dan tepat. Yang mencakup segala segi kehidupan, sehingga melakukan dakwah dengan menyampaikan dakwah dengan bergaul, mengajak mereka dengan kebenaran, dan bersabar dalam gangguan.
Allah swt. berfirman,
"Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata, 'Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?' Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang di antaramu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang setia." (Fushilat: 33-34) ^^
Cara termudah untuk berdakwah agar dapat menyentuh hati objek dakwah adalah dengan senyum. Mengapa ? Rasulullah saw merupakan sosok yang mudah sekali memberikan senyum, sehingga sekitar lingkungannya merasa aman dan nyaman di deketnya. Ini salah satunya, dengan senyum selain sedekah juga bernilai dakwah. Bahwa objek dakwah akan mudah kita dakwahi dengan senyuman kita. Apalagi cara-cara yang lain untuk menyentuh hati ?
Kita lanjutkan lain waktu yaa ^^
Terapkan misi termudah dahulu untuk menyentuh hati objek dakwahmu.
Cont . At-Thariq ilal Quluub - Bagaimana Menyentuh Hati [2]
Bahagia ^^
Bismillahirahmanirahim ^^
Alhamdulillah yaa ALLAH, Engkau selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-hambaMu yang selalu taat padaMu ^^. Engkau tidak pernah membiarkan hamba-hambaMu menangis, kecewa, menderita, segala hal yang tidak menyenangkan bagi hamba-hambaMu ^^. Bahagia dan bahagia yang selalu mampir ke dalam diri ini. Engkau selalu tuntun, Engkau selalu memberikan pelajaran yang berarti bagi hamba-hambaMu yang taat.Karena ALLAH akan ada selalu untukMu, dimanapun, kapanpun, dan segalanya pasti akan ditemani olehNya ^^.
Apabila dirimu mengingatNya, maka ALLAH akan selalu mengingatMu ^^.
Langganan:
Postingan (Atom)
